birrulummahtegalrejo.sch.id. – Senin (04/12/2023), MA Birrul Ummah mengadakan kegiatan zarkasi. Peserta zarkasi yaitu 19 siswa siswi kelas 12 MA Birrul Ummah dan 6 Bapak Ibu Guru dan pengurus pondok selaku pendamping. Bapak Ibu Guru yang turut mendampingi Bapak Zaenul Habib, MA., Pak Ahda Zulvikar, Pak Irawan Eko Susanto, Pak Arif Susanto, Ibu Soimatul Hidayah, Ibu Muslikhah Nurbaiti.

Peserta zarkasi berangkat dari MA Birrul Ummah Tegalrejo Magelang dengan naik bus pada hari Senin pukul 08.00 pagi. Selang sehari, yaitu pada hari Selasa pukul 02.00 dini hari, rombongan telah sampai di tempat transit di Pulau Bali untuk beristirahat sejenak. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan pada pagi hari untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di sana.

Makam The Kwan Lie menjadi tempat pertama yang dikunjungi oleh peserta zarkasi. Makam yang berlokasi di Buleleng Bali ini merupakan salah satu wali pitu (tujuh wali) asal China. Destinasi kedua yaitu ke Bedugul. Bedugul adalah sebuah kawasan wisata dengan danau dan gunung yang terletak di bagian tengah Pulau Bali. Sebelum menikmati keindahannya, rombongan menyempatkan untuk ziarah ke makam salah satu wali pitu yang ada di Bedugul yaitu Makam Habib Umar bin Maulana Yusuf al-Maghribi.

Masih di hari yang sama, rombongan melanjutkan perjalanan di Cocoaland, Joger, dan Tanah Lot. Cocoaland merupakan salah satu pusat oleh oleh coklat yang ikonik sekaligus wisata edukasi di Tabanan, Bali. Hari pertama di Bali pun telah terlewati, baik peserta maupun pendamping kemudian beristirahat di penginapan.

Memasuki hari ke tiga yaitu hari Rabu, ada beberapa tempat yang telah dijadwalkan untuk dikunjungi. Tempat pertama berziarah di Makam Raden Ayu Siti Khadijah, yang memiliki nama asli Gusti Ayu Made Rai adalah putri raja Pemecutan. Yang merupakan Makam Keramat Agung Pamecutan. Usai dari sana, rombongan kemudian menuju ke Desa Penglipuran. Desa Penglipuran adalah salah satu desa adat, di mana masyarakatnya masih menjalankan dan melestarikan budaya tradisional Bali dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga dinobatkan jadi desa terbersih sedunia. Destinasi terakhir di hari ketiga yaitu ke Tanjung Benoa dan Pantai Pandawa.

Pada hari keempat yaitu hari Kamis, rombongan diajak ke tempat pentas Tari Barong. Makna dari Tari Barong sendiri adalah untuk menjaga keseimbangan antara dua hal yang saling bertentangan, yakni kebaikan dan kejahatan. Destinasi selanjutnya yaitu Makam Habib Ali Bafagih, yang merupakan salah satu wali pitu di Bali. Makam tersebut berlokasi di Loloan Kabupaten Jembrana, Bali. Sebelum melakukan perjalanan pulang ke Magelang, rombongan ziarah ke Makam Batu Ampar Madura. Makam Batu Ampar merupakan makam wali Allah yang memiliki daya tarik tersendiri bagi para peziarah local maupun luar. Usai dari sana, rombongan melanjutkan perjalanan pulang ke Magelang. Pada hari Jum’at malam Sabtu sekitar pukul 19.00, rombongan telah sampai dengan selamat di MA Birrul Ummah Tegalrejo Magelang.









